Pages

Tuesday, 24 May 2016

Mengenal Bulan Lebih Dekat & Gravitasi Bulan


Bulan adalah satelit alami Bumi satu-satunya[d][7] dan merupakan bulan terbesar kelima dalam Tata Surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya menurut ukuran planet yang diorbitnya,[e] dengan diameter 27%, kepadatan 60%, dan massa 181 (1.23%) dari Bumi. Di antara satelit alami lainnya, Bulan adalah satelit terpadat kedua setelah Io, satelit Yupiter.Bulan berada pada rotasi sinkron dengan Bumi, yang selalu memperlihatkan sisi yang sama pada Bumi, dengan sisi dekatditandai oleh mare vulkanik gelap yang terdapat di antara dataran tinggi kerak yang terang dan kawah tubrukan yang menonjol. Bulan adalah benda langit yang paling terang setelah Matahari. Meskipun Bulan tampak sangat putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi dari aspal cair. Sejak zaman kuno, posisinya yang menonjol di langit dan fasenya yang teratur telah memengaruhi banyak budaya, termasukbahasapenanggalanseni, dan mitologi. Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di lautan danpemanjangan waktu pada hari di Bumi. Jarak orbit Bulan dari Bumi saat ini adalah sekitar tiga puluh kali dari diameter Bumi, yang menyebabkan ukuran Bulan yang muncul di langit hampir sama besar dengan ukuran Matahari, sehingga memungkinkan Bulan untuk menutupi Matahari dan mengakibatkan terjadinya gerhana matahari total. Jarak linear Bulan dari Bumi saat ini meningkat dengan laju 3.82±0.07 cm per tahun, meskipun laju ini tidak konstan.

Nah selanjutnya kita akan bahas apa sih perngertian gravitasi dan gravitasi bulan itu seperti apa . sebelumnya kita ketahui dulu semua benda di lama semesta ini memiliki massa, sehingga juga memiliki gravitasi. Selain memiliki gravitasi, juga memiliki medan gravitasi yang saling mempengaruhi satu sama lainnya. Contohnya pengaruh gravitasi matahari dan gravitasi bumi mengakibatkan revolusi bumi agar bumi tidak tertarik ke dalam matahari, begitu juga pengaruh gravitasi bumi dan bulan, mengakibatkan bulan mengelilingi bumi.


Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semestaContoh : Sebuah Nangka jatuh ke tanah diakibatkan oleh gaya gravitasi bumi yang menarik nangka tersebut ke pusat gravitasi bumi. Gaya gravitasi ini menarik benda-benda disekitarnya menuju pusat gravitasi



Pengaruh Gaya Gravitasi Bumi dan Gravitasi Bulan


Nilai gravitasi bulan adalah 17% G (1 G = kekuatan gravitasi bumi), yaitu sekitar 0,17 kali kekuatan gravitasi bumi. Dengan percepatan gravitasi permukaan yaitu = 1,6 m/s2, dibanding kan bumi = 9.8 m/s2.


Gravitasi bumi menarik bulan ke pusat bumi, sedang gaya gravitasi bulan tetap mempertahankan posisi bulan, sehingga menghasilkan gaya sentrifugal yang membuat bulan berputar pada porosnya dan mengelilingi bumi agar tidak tertarik ke pusat gravitasi bumi atau tetap berada pada orbitnya.


Pengaruh gaya gravitasi bumi dan bulan adalah pasang-surut air laut. Gaya gravitasi bulan menarik air laut ke arah bulan sehingga memengaruhi ketinggian ombak dan permukaan laut. Karena bulan mengitari bumi, maka akan ada saat di mana satu sisi dari bumi lebih dekat dengan bulan. Bagian yang dekat dengan bulan inilah yang akan mengalami air laut pasang, sedangkan bagian lainnya yang tidak dekat dengan bulan mengalami air laut surut. Pasang-surut air laut juga berkaitan dengan fase bulan. Biasanya, air laut akan mengalami pasang tinggi pada saat bulan purnama. Nah cuman itu yang bisa dapat saya bagikan , Selamat Belajar ....


https://id.wikipedia.org/wiki/Bulan


http://ditiantixia2.blogspot.co.id/2013/09/pengertian-gravitasi-bumi-gravitasi.html

 

Monday, 11 April 2016

Landasan teori Bumi Datar (Flat-Earther)

Landasan teori para flat-earther
Bentuk bumi menurut Flat Earth Society
Model bumi terkini yang dibuat oleh Flat Earth Society memperlihatkan bahwa bumi berbentuk cakram, denganKutub Utara sebagai pusatnya sedangkan Kutub Selatanmerupakan dinding es di pinggiran bumi. Menurut model ini,matahari dan bulan masing-masing berdiameter 52 km (32 mil).

Jika di perhatikan dengan seksama, peta di samping mirip dengan gambar peta pada bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hal ini menguatkan pendapat mereka bahwa PBB mengetahui bentuk asli dari bumi dan mereka membuat konspirasi tingkat dunia untuk menutupi bentuk sebenarnya dari bumi.

         Menurut mereka sisi-sisi bumi adalah dinding es yang sangat tinggi yang tidak dapat dilewati. Itulah mengapa bila seseorang berjalan ke arah selatan terus maka oramg itu akan menemukan dinding es yang disebut sebagai kutub selatan. Itulah sebabnya belum ada orang yang pernah berjalan terus melewati kutub selatan dan kembali ke kutub utara.

Bendera PBB
Bulan, planet-planet, matahari, dan bintang-bintang tepat berada di atas bumi. Bumi itu berbentuk silinder yang ujungnya datar. Bumi bergerak ke atas dengan kecepatan 1 G, itulah mengapa ada gaya gravitasi di atas bumi. Bumi bergerak ke atas bersama-sama dengan benda angkasa lainnya.

Bumi itu spesial, makanya ada kehidupan di bumi. Bumi bukan planet. Bumi itu datar, sedang planet, matahari, dan bulan berbentuk bulat. Tidak ada kehidupan lain selain di bumi yang datar ini. Isu-isu tentang kehidupan di planet lain di anggap hanyalah bagian dari konspirasi dunia konspirasi.

Ketika matahari terbit di ufuk timur, dan matahari terbenam di barat, itu tidak membuktikan bahwa bumi itu bulat. Itu adalah masalah prespektif pengelihatan saja. Jika kita melihat sesuatu di kejauhan maka sesuatu tersebut akan menjadi kecil dan akhirnya hilang. Jika sesuatu itu mendekati kita, maka sesuatu tersebut kelihatan besar. Seperti gambar di bawahlah, bagaimana matahari mengitari bumi.


Tengah-tengah bumi itulah yang disebut kutub utara, dan bagian selatan adalah dinding-dinding es. Bila seseorang berjalan dengan kompas ke arah timur, orang itu akan kembali ke tempat semula karena sebenarnya orang itu hanya mengelilingi bumi dengan pusat di kutub utara.

Bumi itu sebenarnya datar, itulah mengapa orang-orang sejak jaman dulu percaya bahwa bumi itu datar, dan bumi adalah pusat dari segalanya. Orang-orang Cina sejak dahulu kala sejak dulu percaya bahwa bumi itu datar. Orang-orang Israel sejak sejak jaman Nuh sudah percaya bahwa bumi itu datar.

Mereka juga berpendapat bahwa NASA tidak pernah mendarat di bulan. NASA tidak pernah mengirimkan misi ke luar angkasa. NASA hanya mengembangkan teknologi pencitraan dan komputer canggih, sehingga bisa membuat gambar-gambar palsu bahwa bumi itu bulat. NASA membuat cerita misi ke luar angkasa agar mendapatkan uang. NASA sudah tahu bahwa tidak mungkin pergi ke luar angkasa karena bumi itu sebenarnya datar, planet, matahari, dan bulan tepat di atas bumi. Agar dapat memperoleh uang untuk penelitian, NASA membuat berita palsu bahwa bumi itu bulat, dan manusia bisa bepergian ke bulan dan planet-planet lain.

Rusia dan Cina yang sudah mengirimkan astronotnya ke luar angkasa Itu juga palsu. Rusia dan Cina adalah saingan Amerika, sehingga mereka harus membuat berita palsu agar negara-negara lain menjadi takut.

Jadi kesimpulan meraka adalah Bumi yang berbentuk bulat adalah bohong. Itu adalah konspirasi tingkat tinggi.

Namun bagaimanapun mereka memberikan bukti bahwa bumi itu datar, semuanya terlihat konyol. apalagi mengenai konspirasi tingkat dunia yang mereka katakan. Untuk apa menutupi bentuk bumi dan luar angkasa? apakah ada sesuatu yang lebih mengejutkan lagi di luar sana?

 Sumber: id.wikipedia.org, sarkub.com
Bumi datar ya pasti kalian pernah mendengar kata-kata tersebut dilingkungan rumah atau kampus kalian , kata-kata yang selalu muncul dibenak kalian (aku juga sih :D) . ya tidak bisa dipungkiri kita dari SD s/d Perguruan Tinggi kita tidak pernah mendapatkan materi Bumi Datar kita cuman belajar dari Teori Bumi itu Blulat . Langsung aja yuk ini Pengertian dari Bumi Datar dan Selanjutnya akan saya Posting teori-teori Bumi Datar  .

Hasil gambar untuk apa itu bumi datar

Bumi datar adalah suatu kepercayaan yang menyatakan bahwa Bumi berbentuk datar. Hal ini banyak diyakini oleh berbagai macam budaya seperti Babilonia kuno, India, Cina, dan Jepang kuno. Pada periode awal Mesir dan Mesopotamia menganggap Bumi digambarkan sebagai piringan datar yang mengambang di laut. Gambaran tentang hal itu ditemukan dalam catatan Homer dari abad ke 8 SM di mana "Okeanos, dipersonifikasikan dari air yang mengelilingi permukaan lingkaran bumi. Bumi adalah piringan pipih yang mengambang di atas air. Tulisan pada Piramida dan Coffin mengungkapkan bahwa orang Mesir kuno percaya Nun (Samudera) adalah sebuah bentuk melingkar mengelilingi nbwt (arti istilah "lahan kering" atau "Kepulauan")
Beberapa filsuf pra-Socrates percaya bahwa Bumi itu datar. Thales (sekitar 550 SM) berpendapat bahwa bumi datar mengambang di air seperti log. Anaximander (sekitar 550 SM) meyakini bentuk Bumi adalah silinder pendek dengan datar, melingkar atas yang tetap stabil karena itu jarak yang sama dari segala sesuatu. Anaximenes dari Miletus percaya bahwa "bumi itu datar dan naik di udara, sama dengan matahari dan bulan dan benda-benda langit lainnya. Xenophanes dari (c. 500 SM) menganggap bahwa bumi itu datar, dengan sisi atas yang menyentuh udara, dan sisi bawah tanpa batas. Keyakinan dalam bumi datar berlanjut sampai abad ke-5 SM. Anaxagoras (c. 450 SM) sepakat bahwa bumi itu datar, dan Arkhelaus muridnya percaya bahwa Bumi datar tertekan di tengah seperti cawanSejarawan Hecataeus dari Miletus percaya bumi itu datar dan dikelilingi oleh air.
Pandangan kosmologis berlaku di India yang mengatakan bahwa Bumi adalah piringan yang terdiri dari empat benua dikelompokkan seperti pada kelopak bunga. Lautan luar mengelilingi benua ini. Pandangan ini dijabarkan dalam Jain kosmologi tradisional dan kosmologi Buddhis, yang menggambarkan kosmos dan samudera begitu luas, dibatasi oleh pegunungan, di mana benua ditetapkan sebagai pulau-pulau kecil.
Dalam pandangan Jepang kuno, bab pertama dari Nihongi ("Chronicles of Japan") menggambarkan kepercayaan Jepang kuno bahwa dunia itu datar dan lahan kering melayang "seperti minyak" di atas air: Di Cina kuno, kepercayaan yang berlaku adalah bahwa bentuk bumi itu datar dan persegi, sedangkan langit itu bulat, asumsi tersebut hampir dipertanyakan sampai diperkenalkannya astronomi Eropa pada abad ke-17 . Ahli kebudayaan Cina asal Inggris, Cullen menekankan titik bahwa tidak ada konsep Bumi yang bulat dalam astronomi Cina kuno. Pemikiran Cina pada bentuk bumi tetap hampir tidak berubah dari awal kali sampai kontak pertama dengan ilmu pengetahuan modern melalui media misionaris Jesuit pada abad ketujuh belas. Sementara langit digambarkan sebagai seperti payung yang menutupi bumi (Tian teori Kai), atau seperti sebuah bola yang mengelilinginya (Tian teori Hun), atau sebagai tanpa substansi sedangkan benda-benda langit mengambang bebas (yang Hsuan yeh teori ), bumi itu datar sepanjang waktu, meskipun mungkin naik sedikit. Model telur sering digunakan oleh para astronom China seperti Zhang Heng (78-139 M) untuk menggambarkan langit sebagai bola. Langit seperti telur ayam dan sebagai bulat seperti peluru panah, bumi adalah seperti kuning telur, dan terletak di pusat.
Perdebatan bentuk Bumi ini telah berlangsung dalam berbagai kebudayaan selama berabad-abad. bahkan dalam salah satu buku terkenal karangan Washington Irving menyatakan bahwa Columbus meyakini bahwa Bumi itu datar. Berdasarkan penelitian terakhir dari Historical Association di Inggris diketahui bahwa cerita dalam buku tersebut tidaklah benar.
Beberapa penganut teori Bumi Datar mengacu pada kepercayaan yang terdapat pada kitab suci. Samuel Shenton merupakan salah satu di antara orang modern yang meganut paham bahwa Bumi itu datar. ia membentuk International Flat Earth Research Society (IFERS) pada tahun 1956 untuk mendukung kepercayaannya itu. Setelah kematian Samuel Shenton pada 1971, Presiden organisasi itu dijabat oleh Charles K Johnson. Ia mengatakan bahwa jika Bumi Bundar, maka seharusnya permukaan air juga melengkung, dan setelah melakukan penelitian, ia tidak menemukan lengkungan tersebut di air danau Tahoe dan laut Salton. Setelah kematian Charles K Johnson pada tahun 2001, organisasi tersebut mulai memudar. Salah satu Presiden dari Flat Earth Society pernah mengatakan bahwa pendaratan manusia di Bulan adalah tipuan yang dilakukan di studio Hollywood, Gaya gravitasi merupakan suatu kekuatan mistis dan sebagainya. Mohammed Yusuf, pendiri sekte Islam Boko Haram di Nigeria, menyatakan keyakinannya bahwa Bumi itu datar dan banyak lagi tokoh yang menyatakan bahwa bentuk Bumi iu datar.
Namun seiring dengan perkembangan dunia teknologi yang semakin canggih dan kemampuan manusia untuk pergi ke luar angkasa untuk mengambil foto Bumi dari atas atmosfer memberikan bukti jelas bahwa bentuk Bumi adalah bundar seperti bola.
... Itu dulu ya , next saya akan post mengenai Teori Bumi Datar. 
Sumber :